Setiap
individu mempunyai potensi diri yang dimilikinya. Ketika semua dapat
mengembangkan potensi tersebut. Maka, terciptalah keberagaman keunikan diri
yang saling menghiasi. Terdapat sebuah proses dimana hal itu dapat berlangsung
dengan pertemuan yang kontinyu atau terus menerus. Di titik inilah kekuatan
kebersamaan akan tercipta. Dari keberagaman pula akan lahir rasa saling
mendukung agar semua dapat maju secara bersama-sama. Maju bersama-sama akan
terasa indah dibanding maju secara sendiri tanpa ada yang mengayomi. Sehebat
atau seburuknya potensi pasti akan dapat diterima karena terdapat sebuah
kebersamaan yang mengikatnya.
Pada
awal terbentuk suatu kelompok, kata komitmen sering menjadi gerbang kuncinya.
Kesungguhan dalam melaksanakan suatu pekerjaan menjadi unsur penting agar
kehidupan kelompok dapat berjalan dengan dinamis. Ketika setiap anggota
melakukan apa yang telah menjadi komitmen bersama secara sungguh-sungguh,
komitmen yang diucapkan dapat menjadi
kenyataan dalam perbuatan. Rasa saling mengandalkan satu sama lain, rasa saling
percaya bahwa setiap anggota kelompok akan melakukan tanggung jawab dengan
sebaik-baiknya. Hingga akhirnya terciptalah kerjasama yang sinergis.
Kesemua unsur dalam kerjasama yang
efektif dan total action, memberikan ruang terbuka, kenyamanan bagi seluruh
elemen kelompok. Sehingga terlihatlah suasana sosial yang memiliki nilai budaya
baik di mata publik. Saling mengerti satu sama lain. Dimulai dari hal yang
kecil berdampak besar.
Inilah
yang disebut organisasi menurutku dan aku bangga untuk mengikutinya.
Pengurus BEM KEMA PLS 2015-2016

0 komentar: